Tak Perlu Lapor SPT Pajak Mulai Januari 2025, Ini Alasannya

Infografis, Lapor Pajak Tak Perlu Repot Isi SPT, Ada Sistem Core Tax

Setiap tahunnya, masyarakat Indonesia yang merupakan Wajib Pajak (WP) perlu melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak dari perusahaan tempat bekerja.

Namun, per Januari 2025, WP badan tak perlu lagi melaporkan SPT Pajak untuk karyawan. Pasalnya, pemerintah telah menyiapkan sistem inti administrasi perpajakan atau ‘coretax’.

Sistem ini akan segera diimplementasikan pada Januari 2025, setelah masa uji coba penerapan operasionalnya dilakukan sejak dilakukan 28 Oktober 2024.

Salah satu keunggulan sistem coretax itu ialah adanya layanan prepopulated data SPT. Artinya, sistem coretax akan otomatis mengisikan data-data pelaporan SPT WP badan.

“Ini yang mungkin menjadi kemudahan yang ditawarkan ketika coretax diimplementasikan,” kata Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomo beberapa saat lalu.

Suryo menjelaskan, pre populated SPT khusus WP badan ini adalah untuk yang menerbitkan bukti potong ataupun bukti pungut pajak pada pihak lain.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Dwi Astuti mengatakan, prepopulated bukan merupakan cara baru pelaporan SPT Tahunan.

Dia menjelaskan prepopulated merupakan metode pengisian yang memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam pengisian SPT Tahunan. Prepopulated telah diterapkan sejak beberapa tahun yang lalu, namun cakupannya baru terbatas pada Bukti Potong 1721 A1 dan 1721 A2.

“Ke depan lingkup bukti potong yang prepopulated akan diperluas ke jenis pajak yang lain. Perluasan ini tentu akan makin memudahkan pengisian SPT Tahunan,” kata Dwi dikutip dari keterangan tertulisnya.

Dengan skema pre populated ini, data pemotongan dan/atau pemungutan pajak oleh pihak ketiga (pemungut pajak) secara otomatis tersaji dalam konsep SPT Tahunan Wajib Pajak yang diisi secara elektronik (e-filing).

Berdasar data yang telah tersaji tersebut, Wajib Pajak tinggal mengkonfirmasi kebenarannya. Dengan demikian, pengisian SPT Tahunan menurut Dwi bisa dilakukan dengan lebih cepat, mudah, dan akurat.

“Tapi ini tidak meniadakan kewajiban pelaporan SPT Tahunan, tetapi merupakan metode pengisian yang memberi kemudahan bagi wajib pajak dalam mengisi SPT Tahunan secara elektronik,” tegasnya.

Tanda Kiamat Makin Jelas Tampak dari Daun, Ini Buktinya

Daun Binahong (Tangkapan layar)

Banyak bukti yang dibeberkan ilmuwan terkait perubahan iklim yang membawa ‘kiamat’ bagi umat manusia di Bumi.

Salah satu tanda ‘kiamat’ bisa dengan mudah terlihat dari daun. Efek pemanasan global saat ini sudah bisa dirasakan di hutan yang merupakan paru-paru Bumi.

Pohon di hutan biasa terpapar sinar Matahari dan menyerap air dengan akarnya. Namun, karena Matahari terlalu terik dan memicu temperatur sangat panas, proses fotosintesis pun berhenti.

“Studi menunjukkan bahwa dedaunan di hutan tropis di tempat dan waktu tertentu telah menembus batas temperatur kritis,” kata Gregory Goldsmith dari Chapman University di California.

Pohon di hutan tropis bisa menjalankan proses fotosintesis di suhu hingga 46,7 derajat Celcius. Namun, Goldsmith menjelaskan bahwa kemampuan spesies berbeda bergantung kepada populasi hutan, jumlah daun di pohon, dan kanopi.

Oleh karena itu, tim dari Northern Arizona University menggunakan data dari sensor ECOSTRESS NASA untuk mengukur temperatur permukaan Bumi, untuk mencari tahu dedaunan di hutan tropis yang “kepanasan” hingga tidak bisa berfotosintesis.

Dari data yang dikumpulkan dari pantauan satelit pada periode 2018-2020 tersebut kemudian divalidasi dengan sensor di permukaan yang ditempatkan di pucuk pohon lima hutan di Brasil, Puerto Rico, Panama, dan Australia.

Analisis menemukan bahwa temperatur di kanopi hutan memuncak di suhu 34 derajat Celcius pada musim kering, meskipun sebagian daun mencapai suhu 40 derajat Celcius. Sebagian kecil daun, yaitu 0,01 persen dari sampel melampaui temperatur krisis (46,7 derajat Celcius) paling tidak sekali sepanjang musim kering.

“Meskipun masih jarang, temperatur ekstrem bisa berdampak bencana kepada fisiologi daun. Bisa digolongkan sebagai peristiwa berdampak luar biasa dengan probabilitas rendah,” tulis laporan penelitian.

Menurut laporan ScienceAlert, pohon menutup pori-pori di daunnya yang dinamakan stomata, untuk menghemat air setiap suhu terlalu panas.

Penutupan stomata ini membuat daun berpotensi rusak karena tidak bisa “mendinginkan diri” lewat proses transpirasi. Pada periode kering, saat tanah mengeras, dampak suku panas bisa makin parah.

“Percaya atau tidak, kita tidak tahu banyak soal alasan pohon mati,” kata Goldsmith. Pemahaman sains soal efek panas dan kekeringan, air dan temperatur, terhadap tanaman, masih sangat sedikit.

Kemudian, tim peneliti menggunakan data yang mereka punya untuk menjalankan simulasi untuk memahami respons hutan tropis terhadap kenaikan temperatur dan kekeringan yang makin sering terjadi.

Simulasi menunjukkan bahwa 1,4 persen dari pucuk kanopi hutan bisa berhenti berfotosintesis dalam beberapa waktu ke depan sebagai dampak dari pemanasan global.

Jika pemanasan global melewati 3,9 derajat Celcius, seluruh hutan bisa tidak tahan. Daun bakal kering dan pohon di seluruh hutan mati satu demi satu.

Namun, peneliti menekankan bahwa perhitungan ini hanya probabilitas. Bisa saja, dampak parah terjadi pada temperatur yang berbeda. Oleh karena itu, sangat penting untuk menekan emisi dan mencegah deforestasi untuk melindungi hutan tropis.

Impor Bahan Baku & Barang Modal Naik, Tanda Industri RI Bangkit?

Pekerja melakukan pendataan bongkar muat kontainer peti kemas di Terminal 3 Tanjung Priok, Jakarta, Senin (22/11/2021). Pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid - 19 dinilai lebih cepat dari yang diekspektasi banyak pihak. Sehingga produksi dan perdagangan melonjak signifikan yang membuat ketidakseimbangan pasar, yang berimbas pada kekurangan bahan baku dan kelangkaan kontainer.. (CNBC Indonesia/ Muhammad Tri Susilo)

Impor Indonesia pada Oktober 2024 mencapai US$ 21,94 miliar. Impor mampu tumbuh 17,49% didorong oleh kenaikan impor nonmigas.

Jika dilihat dari kelompok penggunaan, maka seluruhnya alami peningkatan. Baik impor bahan baku, barang modal dan barang konsumsi.

“Impor Indonesia menurut penggunaan pada Oktober 2024 seluruh jenis penggunaan barang impor meningkat secara bulanan dan tahunan,” kata Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers, Jumat (15/11/2024)

Amalia menjelaskan, impor barang konsumsi secara tahunan mampu tumbuh 12,16% dan bulanan 10% menjadi US$ 2 miliar.

Sementara itu bahan baku/penolong mencapai US$15,9 miliar atau tumbuh 18,48% secara tahunan dan 18,4% secara bulanan.

Impor barang modal sebesar US$ 3,9 miliar atau tumbuh 16,4% secara tahunan dan 12,5% secara bulanan.

Kenaikan impor bahan baku dan barang modal bisa menjadi angin segar bagi perekonomian Indonesia. Hal ini menjadi indikasi industri dalam negeri kembali bangkit setelah alami penurunan dalam beberapa kuartal terakhir.

IHSG Ambruk Lagi, Saham Ini Malah Panen Cuan

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk hingga menyentuh level 7.100. IHSG pada perdagangan sesi I, hingga pukul 10.28 WIB anjlok 1% ke level 7.142,6.

Sebanyak 120 saham naik, 415 turun, dan 220 saham stagnan. Nilai transaksi pada 2,5 jam perdagangan awal mencapai Rp4,2 triliun yang melibatkan 11,8 miliar saham dalam 500.438 transaksi. 

Sementara itu, sejumlah saham justru mencatat kenaikan signifikan. Saham NAIK melesat 28,87% ke level 250. Lalu JSPT dan DAAZ, masing-masing, naik 24,93% dan 24,77%. Sebagai informasi, DAAZ berturut-turut mencatat auto reject atas (ARA) sejak resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 11 November 2024. 

Selain itu, saham DWGL dan MLPT, masing-masing, naik 21,62% dan 13,2%. 

Adapun IHSG dibuka cenderung volatil pada awal perdagangan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, IHSG dibuka turun tipis 0,02% ke posisi 7.213,13. Selang lima menit setelah sesi I dibuka, IHSG berhasil berbalik arah ke zona hijau yakni menguat 0,26% ke 7.233,08.

Dalam perkembangan lain, kondisi nilai tukar RI ambruk di hadapan dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Kamis (14/11/2024) di tengah inflasi AS yang kembali menanjak untuk periode Oktober 2024.

Melansir data Refinitiv, Kamis kemarin (14/11/2024) rupiah anjlok hingga 0,51% ke level Rp15.850/US$. Sepanjang hari, nilai tukar rupiah berfluktuasi di rentang Rp15.795/US$ hingga Rp15.890/US$.

Pelemahan ini adalah yang terparah sejak 12 Agustus 2024 lalu yang sempat berada pada level Rp15.950/US$ atau selama tiga bulan terakhir.Sedangkan,Indeks Dolar AS (DXY) mengalami penguatan hingga 0,11% pada pukul 15.00 di posisi 106,59, sedikit tinggi dibandingkan angka penutupan sehari yang lalu yakni di posisi 106,48.

Hari ini, dilansir dari Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,19% di angka Rp15.880/US$. Pelemahan ini berlanjut tak sampai lima menit sejak perdagangan dibuka yakni sebesar 0,6% ke angka Rp15.945/US$.

Sementara DXY pada pukul 08:52 WIB naik 0,18% di angka 106,87. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan posisi kemarin yang berada di angka 106,67.

Uya Kuya Ungkap Tingkah Rumah Sakit Nakal Demi Klaim BPJS Kesehatan

Selebritas Uya Kuya tiba di Gedung DPR RI menjelang Sidang Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPR/DPD/MPR 2024-2029 pada Selasa (1/10/2024). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Pan, Surya Utama alias Uya Kuya mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak rumah sakit “nakal” di Indonesia yang memanipulasi diagnosa dan tindakan demi mencairkan klaim Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Dewan Pengawas dan Direktur Utama BPJS Kesehatan dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta, Uya Kuya bertanya kepada seluruh jajaran Direksi BPJS Kesehatan terkait langkah antisipasi fraud alias kecurangan dalam penggunaan jaminan sosial terkait kesehatan itu.

Uya Kuya mengaku bahwa ia masih menemukan tindakan kecurangan yang dilakukan oleh rumah sakit demi mendapatkan klaim BPJS Kesehatan. Ia pun turut mempertanyakan apakah kecurangan juga turut dilakukan oleh masyarakat peserta BPJS Kesehatan.

“Kalau di rumah sakit, saya ada dengar yang namanya modus manipulasi diagnosis. Misalnya, operasi katarak satu mata dibilangnya dua mata. Lalu juga ada dibikin-bikin dia nggak ada tindakan apa-apa, dibikin [tindakan] pakai data peserta BPJS, akhirnya diklaim,” ungkap Uya Kuya, Rabu (13/11/2024).

“Namun, di masyarakat saya dengar juga ada, pak. Orang melahirkan dia bisa kongkalikong (berkoordinasi) [dengan] dokter. Harusnya normal jadi caesar, rumah sakit dan dokternya oke saja,” sambungnya.

Berdasarkan fenomena tersebut, anggota Komisi IX DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Jakarta II itu menyimpulkan bahwa kecurangan masih dilakukan oleh pihak rumah sakit dan pasien. Maka dari itu, ia bertanya kepada BPJS Kesehatan terkait cara untuk mengantisipasi hal tersebut.

“Bagaimana BPJS Kesehatan mengantisipasi hal ini? Pelaku fraud itu siapa saja? Apakah cuman rumah sakit, dokter, pimpinan, direktur, atau masyarakat juga ternyata bisa?” tanya Uya Kuya.

Selain tindak curang terkait klaim, Uya Kuya juga menyoroti terkait readmisi atau tindakan pasien dirawat kembali di rumah sakit setelah sebelumnya sempat rawat inap terhadap peserta BPJS Kesehatan.

Uya Kuya mengaku bahwa ia sempat mendapat laporan dari warga dapil-nya yang mendapat tindakan readmisi dari rumah sakit saat mengidap stroke dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (PON). Menurutnya, peserta BPJS Kesehatan yang mendapat tindakan readmisi tersebut meninggal dunia akibat sempat dipulangkan dari rawat inap.

“Sekitar lima bulan lalu yang lalu saya menangani ada warga saya. Dia di Rumah Sakit PON, [mengidap] stroke, [setelah] tiga hari [rawat inap] disuruh pulang [untuk] nanti balik lagi, pulang, meninggal,” ujar Uya Kuya.

Tak hanya readmisi, selebriti Tanah Air itu juga menyoroti para peserta BPJS Kesehatan yang sudah diminta rumah sakit untuk kembali pulang ke rumah, padahal kondisi kesehatan belum pulih.

“Saya pernah dapat pengaduan. Jadi dia demam berdarah, trombositnya belum pulih sudah disuruh pulang,” beber Uya Kuya.

“Alasannya dibocorin, nih, sama perawatnya. Katanya, sistem BPJS Kesehatan itu kalau demam berdarah itu paket. Kalau [tagihan] sudah lebih dari Rp15 juta, disuruh pulang. Saya enggak tahu itu benar atau tidak, tapi saya dapat laporannya begitu,” pungkasnya.

Terakhir, tokoh berusia 49 tahun itu juga menyampaikan pengaduan dari masyarakat terkait diskriminasi. Menurut pengaduan-pengaduan yang diterima, pasien BPJS Kesehatan masih harus menunggu lama dalam antrean dan “dibohongi” oleh pihak rumah sakit terkait ketersediaan alat serta obat-obatan.

5 Fakta Timnas Indonesia Vs Jepang: Garuda Bantai Samurai Biru 7 Vs 0

Pemain timnas Indonesia Jay Idzes menyapa supporter usai pertandingan Putaran Ketiga , babak kualifikasi Piala Dunia Bahrain vs Indonesia di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis, 10/10. REUTERS/Hamad I Mohammed

Ada beragam fakta menarik pada pertemuan tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia dan Jepang. Mulai dari persaingan sengit Tim Garuda melawan Samurai Biru hingga kemenangan 7-0 timnas Indonesia.

Timnas Indonesia sendiri akan menjamu Jepang dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia Zona Asia ronde ketiga pada Jumat (15/11/2024) di Gelora Bung Karno, Jakarta. Kick Off akan dilangsungkan pada pukul 19.00 WIB.

Berikut lima fakta menarik pertemuan timnas Indonesia lawan Jepang:

1. Indonesia Pernah Bantai Jepang 7-0

Skor terbesar yang tercipta dari duel Sang Garuda melawan Samurai Biru adalah 7-0 pada 11 Agustus 1968 dalam Turnamen Merdeka di Stadion Perak, Ipoh. Saat itu Indonesia jauh lebih superior dibandingkan timnas Jepang.

Sutjipto Suntoro menjadi bintang pada pertandingan saat itu dengan mencatatkan hattrick atau mencetak tiga gol ke gawang Jepang B. 

Adapun pencetak gol lainnya adalah Jacob Sihasale yang menyarangkan bola ke gawang Jepang sebanyak dua kali dan satu gol oleh Abdul Kadir dan Surya Lesmana.

2. Persaingan Indonesia Vs Jepang Sengit di era 1950-1980-an

Jika melihat rekor pertemuan, kedua tim pernah menjadi lawan yang sengit di era 1950-1980-an. Tercatat Indonesia mampu menang 5 kali dan Jepang menang 8 kali dan dua kali imbang dalam 15 pertemuan pada 1954 hingga 1989.

Era 1950-1980-an kekuatan sepak bola Indonesia menonjol diantara tim-tim di Asia. Skuad Garuda diisi nama-nama mentereng seperti Ronny Pasla, Aji Santoso, Ronny Pattinasarani, hingga Rully Nere. 

Namun, perkembangan tim sepak bola Jepang yang pesat pada akhirnya jauh meninggalkan timnas Indonesia. Timnas Jepang pun jadi tim Asia yang langganan berlaga di Piala Dunia dan saat ini menempati peringkat satu ranking FIFA zona Asia.

Berikut jejak pertemuan antara timnas Indonesia dan Jepang sepanjang masa.

3. Rekor Mentereng Shin Tae Yong (STY) kontra Jepang

Pelatih STY memiliki sejarah positif kala bersua dengan Tim Samurai Biru. Saat memimpin tim sepak bola Korea Selatan, STY pernah membantai Jepang 4-1 dalam turnamen regional Asia Timur.

Pertandingan saat itu bahkan digelar di kandang timnas Jepang, yakni Ajinomoto Stadium, Tokyo pada 16 Desember 2017. Menariknya salah satu pencetak gol yaitu Yeom Ki-Hun yang merupakan salah satu asisten pelatih STY saat ini di timnas Indonesia.

Sementara bersama Indonesia, STY dikalahkan Jepang 3-1 dalam ajang Piala Asia 2023. Meskipun dihempaskan Jepang, permainan timnas Indonesia menuai decak kagum dari para penggemar sepak bola. Pasalnya Tim Garuda yang diisi kebanyakan pemain muda mampu mengimbangi tim Jepang walaupun peringkat terpaut ratusan posisi.

4. Peringkat Terpaut 115 

Saat ini Peringkat tim nasional Indonesia berada di 130 FIFA, terpaut 115 peringkat dari Jepang di 15. Meskipun terpaut jauh, pergerakan ranking FIFA Indonesia positif.

Sejak awal 2023, ranking FIFA Tim Garuda terbang 20 peringkat. Pada update sementara FIFA Ranking per 11 November 2024, rangking timnas Indonesia berada di posisi 130. Sementara saat awal 2023, timnas ada di urutan 149.

Gandeng Raksasa China, Holding Bakrie (BNBR) Bangun 2 Pembangkit

BNBR & Envision MoU PLTS Terapung dan PLTB

PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) menyepakati rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung (Floating Solar Power Plant) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB/Wind Power Plants) antara BNBR dan perusahaan energi raksasa asal China Envision Energy International Ltd. (Envision).

Penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) ini dilakukan oleh Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti dan Senior Vice President Envision Hu Yingchun, di Beijing, Minggu (10/11/2024). Penandatanganan ini dilakukan pada acara Indonesia-China Business Forum 2024 di Beijing, yang diadakan oleh Kadin Indonesia dan juga dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

“Ini juga merupakan kesempatan yang baik sekali dalam mendukung program pertumbuhan domestik yang telah didorong oleh pemerintah, di mana nantinya akan lebih banyak lagi investasi asing yang masuk ke dalam negeri, apalagi dalam pengembangan energi hijau,” tambah Roy, seperti dikutip Senin (11/11/2024).

Roy juga mengatakan, Perseroan dan Envision sedang mengeksplorasi untuk membangun PLTS Terapung dan PLTB yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 200 Mega Watt. Rencananya, keduanya akan menggunakan tenaga hibrida untuk memasok listrik yang bersih, dapat diandalkan, dan berkelanjutan untuk mendukung jaringan listrik terutama di daerah timur Indonesia.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik ke jaringan, lanjut Roy, nantinya dimungkinkan pula untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Grup Bakrie lainnya. Yakni, berupa kerja sama dalam memasok gas bumi yang diperlukan untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) yang juga akan memasok listrik ke jaringan.

Di kesempatan yang sama, Senior Vice President Envision Hu Yingchun mengatakan, pihaknya bangga bisa bekerjasama dalam mengembangkan teknologi mutakhir pada industri energi hijau di Indonesia. “Membangun fasilitas energi hijau bukan hanya memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian, melainkan juga untuk membangun masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi generasi berikutnya,” kata Hu.

“Proyek ini akan menggunakan teknologi turbin pintar (smart turbine technology) milik Envision untuk meningkatkan efisiensi turbin angin dan masa pakai yang lebih lama pada pembangkit listrik tenaga hibrida,” terang Hu.

Lebih lanjut, Roy menambahkan, kedua perusahaan juga berencana mengeksplorasi potensi pengembangan kawasan industri hijau seluas 1.000 Ha di Indonesia. Selain itu, keduanya juga akan menginisiasi pengembangan rantai pasok pengolahan nikel untuk mendukung industri baterai kendaraan listrik, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Bursa Bikin Single Stock Futures, Bisa Buat Hedging Nilai Investasi

Seorang pengunjung Bursa Efek Indonesia berdiri di depan papan elektronik yang menampilkan daftar indeks saham, Kamis, (7/11/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama regulator pasar modal lainnya, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan produk derivatif baru, yaitu Kontrak Berjangka Saham (KBS) atau lebih dikenal dengan single stock futures (SSF).

Direktur Utama BEI Iman Rachman mengatakan pihaknya akan terus berinovasi dalam mengembangkan variasi produk non-saham, termasuk produk derivatif, agar dapat dimanfaatkan oleh investor pasar modal Indonesia untuk mengoptimalkan keuntungan.

Saat ini baru terdapat 3 Anggota Bursa yang telah menyediakan fasilitas perdagangan single stock futures yaitu PT Binaartha Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas, dan PT Ajaib Sekuritas Asia.

“Semoga setelah ini akan lebih banyak lagi anggota bursa yang turut serta meramaikan perdagangan derivatif dengan menjadi anggota bursa derivatif,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/11).

Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik berharap dengan adanya produk SSF, investor dapat memanfaatkannya sebagai alternatif produk investasi seperti lindung nilai (hedging) saar harfa pasar saham sedang turun. Apalagi, minimal transaksi produk ini cukup terjangkau mulai Rp 50 ribu-Rp 100 ribu.

“Investor dapat mengoptimalkan keuntungan investasinya dengan SSF melalui capital gain dan dapat menjadi hedging saat pasar sedang bearish,” tuturnya.

Ia berharap dengan kehadiran SSF dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia sehingga dapat mendukung peningkatan likuiditas, jumlah investor, dan resiliensi pasar modal terhadap fluktuasi pasar global di masa depan.

Sebagai informasi, SSF merupakan produk derivatif baru berupa perjanjian atau kontrak antara dua belah pihak untuk menjual atau membeli suatu saham di masa depan dengan harga yang telah ditentukan. SSF memiliki kelebihan dibandingkan produk investasi lainnya.

Kelebihan pertama SSF adalah investor dapat melakukan lindung nilai (hedging) atas portofolio dari pergerakan harga saham underlying.

Kedua, SSF juga dapat digunakan sebagai alternatif investasi bagi investor untuk sarana profit optimization, baik saat keadaan pasar sedang bullish maupun bearish. Investor dapat mengambil posisi beli (long) ketika pasar sedang bullish atau posisi jual (short) ketika pasar sedang bearish untuk memperoleh potensi keuntungan.

Ketiga, dana yang dibutuhkan investor jauh lebih kecil dibandingkan membeli saham secara langsung, karena SSF ditransaksikan secara leverage.

Keempat, realisasi keuntungan investor didapatkan lebih cepat karena penyelesaian SSF diselesaikan secara tunai dalam 1 Hari Bursa (T+1).

Selain itu, sama seperti produk-produk lainnya yang ditransaksikan melalui BEI, perdagangan SSF di BEI merupakan transaksi yang aman dan transparan karena ditransaksikan secara real time di Bursa, diawasi oleh BEI dan OJK, serta penyelesaian transaksinya dijamin oleh KPEI.

SSF yang diluncurkan menggunakan anggota Indeks LQ45 sebagai konstituen underlying. Underlying SSF tersebut merupakan 5 (lima) saham yang likuid dan memiliki fundamental baik, yaitu BBRI, BBCA, MDKA, TLKM, dan ASII.

Investor yang ingin bertransaksi SSF dapat membuka rekening derivatif di Perusahaan Sekuritas Anggota Bursa (AB) yang telah memperoleh izin sebagai AB derivatif.

Saat peluncuran, terdapat 3 AB derivatif, yaitu PT Binaartha Sekuritas, PT Ajaib Sekuritas Asia, dan PT Phintraco Sekuritas. Adapun PT Binaartha Sekuritas juga bertindak sebagai Liquidity Provider atas perdagangan SSF di pasar sekunder.

Harga Karet Melonjak, Produsen Sarung Karet RI ini Dapat Durian Runtuh

Koko Muzala, 17, collects rubber at a Rubber plantation in Nsuaem, Ghana November 24, 2018. Picture taken November 24, 2018. REUTERS/Zohra Bensemra

Kabar baik bagi pemegang saham produsen sarung tangan karet. Harga karet di pasar Jepang berada dalam tren bullish, bahkan mencetak rekor harga tertinggi dalam 13 tahun terakhir atau 2011. Hal ini menjadi angin segar bagi Indonesia yang merupakan produsen besar karet dunia.

Kenaikan harga karet dapat mendorong kenaikan harga saham emiten sarung tangan karet. Tercatat terdapat tiga emiten produsen sarung tangan karet yang telah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Melesatnya harga karet di pasar Jepang, mendorong penguatan pada saham-saham produsen sarung tangan pada perdagangan intraday hari ini Selasa (12/11/2024).

Sementara itu, secara valuasi, ketiga emiten sarung tangan secara industri sudah cukup overvalued alias mahal. Dimana rata-rata price earning ratio/PER di industri sarung tangan berada di PER 10, sehingga ketiga tidak begitu murah dalam industrinya.

Akan tetapi secara Price Book Value (PBV), saham HALO dan SURI masih berada di harga wajarnya.

Harga karet di pasar Jepang terus melonjak. Berdasarkan data Refinitiv harga karet alam di pasar Osaka, Jepang pada kontrak enam bulan mencapai harga tertinggi sejak 13 tahun lalu pada 2 Oktober 2024 di JPY 412,9 per ton. Saat ini harga karet sedang terjadi koreksi dan berada di level JPY365 per ton pada perdagangan Jumat (8/11/2024), tapi tetap berada di level yang tinggi.

Indonesia menjadi salah satu negara yang diuntungkan karena kenaikan harga karet sebab merupakan salah satu produsen terbesar penghasil karet di dunia.

Berdasarkan data Malaysian Rubber Council menunjukkan produksi karet global pada 2023 mencapai 28,8 juta atau turun 2,7%.

Harga karet alam di pasar Jepang menguat karena Curah hujan monsun berlebihan setelah kekeringan di Thailand, produsen karet terbesar dunia, dan kerusakan akibat topan di Tiongkok, penghasil karet terbesar kelima, menurunkan produksi bahan pembuat ban ini, mengurangi prospek produksi dan mendorong harga ke level tertinggi dalam 13 tahun.

Daftar Taipan RI yang Ikut Prabowo ke China

Para pemimpin bisnis Indonesia di Jamuan Kenegaraan, Great Hall of People, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok. (Tangkapan layar @arsjadrasjid)

Presiden RI Prabowo melakukan kunjungan ke sejumlah negara, dan China menjadi negara pertama yang dikunjungi. Lawatan pertama Prabowo sebagai kepala negara ke luar negeri bertemu Presiden China Xi Jinping, pada 8-10 November lalu.

Dalam kunjungannya, Prabowo memboyong sejumlah konglomerat ke negara tirai bambu tersebut. Hal itu diketahui berdasarkan postingan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid yang membagikan momentum saat dirinya mendampingi Presiden.

Dalam momen itu, Arsjad berfoto bersama Ketua Umum KADIN Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Anindya Bakrie, Prajogo Pangestu, hingga Tomy Winata (TW).+

Selain Prajogo dan TW, tampak dalam unggahan foto Arsjad juga Bos Adaro Garibaldi ‘Boy’ Thohir dan Bos Sinar Mas Franky Widjaja.

Arsjad mengatakan merupakan suatu kehormatan untuk bergabung dengan para pemimpin bisnis Indonesia di Jamuan Kenegaraan, Great Hall of People, Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.

“Kami berkomitmen untuk memperdalam kolaborasi di berbagai sektor, termasuk perdagangan dan investasi demi meningkatkan kesejahteraan Indonesia,” tulis dia melalui akun @arsjadrasjid, dikutip Senin, (11/11/2024).

Arsjad mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa kolaborasi perusahaan China dan Indonesia sangat penting. “Dan harus saling menguntungkan serta memajukan kedua belah pihak,” tambah Arsjad.

Selain China, Prabowo juga diagendakan akan melakukan perjalanan ke Peru dan Brazil untuk menghadiri KTT APEC dan G20. Prabowo juga dikabarkan akan pergi ke Amerika Serikat dan Inggris, termasuk sejumlah negara Timur Tengah.