Viral Aksi Tak Senonoh Penumpang di Transjakarta, Pelaku Diamankan Polisi

Viral Aksi Tak Senonoh Penumpang di Transjakarta, Pelaku Diamankan Polisi

Penumpang Transjakarta ditangkap

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang penumpang Transjakarta, diduga melakukan tindakan asusila di dalam salah satu armada bus. Pihak Transjakarta menyatakan pelaku telah diamankan dan diserahkan kepada pihak kepolisian.

Berdasarkan video yang beredar dan dilihat pada Jumat (16/1/2026), peristiwa tersebut disebut terjadi di Transjakarta Koridor IA pada Kamis (15/1/2026). Saat kejadian, kondisi bus tampak dipenuhi penumpang.

Dalam rekaman tersebut, sejumlah penumpang terlihat merekam wajah terduga pelaku. Mereka tampak geram atas perbuatannya dan meminta agar pelaku segera dikeluarkan dari dalam bus.

Terpisah, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pelaku telah diserahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

“Kami mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut benar terjadi. Mengingat adanya unsur pidana, petugas kami di lapangan telah mengamankan pelaku dan langsung menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk diproses secara hukum,” ujar Tjahyadi, Jumat (16/1/2026).

Sepanjang 2025, Kemlu RI Pulangkan 27.768 WNI dari Konflik dan Kejahatan Transnasional

Sepanjang 2025, Kemlu RI Pulangkan 27.768 WNI dari Konflik dan Kejahatan Transnasional

Menteri Luar Negeri RI Sugiono.

Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) tetap menjadi salah satu fokus dan pilar utama diplomasi Indonesia. Selain merupakan amanat konstitusi, perlindungan terhadap warganya juga menjadi salah satu tolak ukur ketahanan nasional suatu negara, demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI Sugiono pada Rabu (14/1/2026).

“Ketahanan nasional juga harus didukung dan diukur dari seberapa jauh negara hadir untuk melindungi warganya. Perlindungan warga negara Indonesia tetap menjadi pilar utama diplomasi Indonesia, sejalan dengan amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa Indonesia,” kata Menlu Sugiono dalam pidato Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta.

Menlu RI mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Luar Negeri RI telah memulangkan 27.768 WNI dari berbagai situasi krisis, mulai dari konflik bersenjata hingga kejahatan transnasional seperti penipuan dan judi daring.

Dalam kesempatan ini, Menlu RI menyampaikan apresiasi kepada perwakilan Indonesia di luar negeri yang terlibat dalam upaya pembebasan para WNI, penyelesaian masalah, hingga pemulangan WNI kembali ke Tanah Air.

Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi di Depan Pusara MH Thamrin

Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi di Depan Pusara MH Thamrin

Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi di Depan Pusara MH Thamrin

 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyerukan kepada seluruh masyarakat Betawi bersatu, terlebih mereka yang tergabung dalam lembaga adat Majelis Kaum Betawi.

Hal itu diungkapkan Pramono di depan pusara pahlawan nasional MH Thamrin dalam acara haul ke-8 di TPU Karet Bivak, Jakarta, Minggu (11/1/2025).

“Hari ini kita memperingati haul ke-85 MH Thamrin, saya sebagai Gubernur Jakarta, Bang Foke, harapannya cuma satu, semoga Majelis Kaum Betawi ini segera bersatu. Jangan ada lagi “ini itu, ini itu”. Sudah lah, saya sudah sampaikan ke Bang Foke: ‘Bang, apa yang harus saya kerjakan, pasti saya kerjakan,” ujar Pramono.

Pramono menekankan bahwa salah satu keunggulan masyarakat Betawi adalah egaliter. Sebab Jakarta sejak zaman dahulu tidak memiliki raja maupun sultan. Hal demikian yang kata dia semua orang merasa memiliki kuasa.

“Semuanya jadi raja, semuanya jadi sultan. Tetapi inilah kekuatan, dan ini harus dipersatukan. Sebab kalau ini bisa dipersatukan, menurut saya ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa,” kata Pramono.

Pramono mengingatkan amanah itu termaktub dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta. Dalam beleid itu, menyebutkan budaya utama Jakarta saat ini adalah budaya Betawi.

Hentikan Penyelidikan, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Arya Daru

Hentikan Penyelidikan, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana dalam Kematian Arya Daru

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak mengumumkan penghentian penyelidikan kasus kematian Arya Daru.

 Polda Metro Jaya mengumumkan penghentian penyelidikan kasus kematian mendiang diplomat muda Arya Daru Pangayunan. Kepolisian menegaskan tidak ada tindakan pidana yang menjadi penyebab kematian diplomat Kemlu tersebut.

Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Reonald Simanjuntak, menegaskan penghentian penyelidikan kasus tersebut tertuang dalam Surat Perintah Penghentian Penyelidikan (SP2 Lidik) dengan nomor B/63/I/Res.1.24/2026/Ditreskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 6 Januari 2026.

Reonald juga memastikan bahwa surat penghentian pengusutan kasus telah diterima pihak keluarga.

“Alasan dilakukan penghentian penyelidikan, yang pertama, tidak ditemukan unsur pidana berdasarkan hasil gelar perkara dan pendalaman dalam proses penyelidikan,” ujar Reonald saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (9/1/2026).

Lebih lanjut, ia menekankan penghentian kasus merujuk pada sejumlah hal, mulai dari rangkaian penyelidikan, olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan barang bukti, serta keterangan saksi, yang semuanya telah dianalisis secara menyeluruh dan tidak mengarah pada tindak pidana.

Kelakar Prabowo ke Menteri: Kalian Diangkat untuk Dihujat

Kelakar Prabowo ke Menteri: Kalian Diangkat untuk Dihujat

Presiden Prabowo Subianto

 Presiden Prabowo Subianto menegaskan menteri diberikan kewenangan untuk menindak pihak-pihak yang melanggar peraturan. Ia pun menyatakan bahwa konsekuensi dari jabatan tersebut adalah siap menerima hujatan publik.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri acara panen raya sekaligus pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). 

Prabowo mengungkapkan dirinya pernah menerima daftar perusahaan yang izinnya akan dicabut karena melanggar ketentuan.
Namun, Prabowo memilih untuk tidak melihat daftar tersebut. 

Alasannya, ia khawatir akan muncul konflik kepentingan apabila terdapat perusahaan milik rekan atau orang yang dikenalnya. “Saya nggak mau lihat itu. Karena saya takut ada teman saya di situ. Nggak enak, bisa terpengaruh saya. Begitu lihat daftar, eh teman saja,” kata Prabowo.

Dalami Penyebab Tawuran di Manggarai, Pramono: Kami Duga Ada yang Membenturkan

Dalami Penyebab Tawuran di Manggarai, Pramono: Kami Duga Ada yang Membenturkan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

 Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengaku telah menerima laporan mengenai tawuran yang kembali pecah di Manggarai pada awal tahun. Ia akan menelusuri akar penyebab terjadinya tawuran berulang di kawasan tersebut.

“Ya nanti kemarin wali kota sudah memberikan laporan. Memang kami ingin mendalami terlebih dahulu, dan dulu kan memang saya sudah pesan juga,” kata Pramono di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Meski masih dalam tahap pendalaman, Pramono menduga ada pihak yang sengaja membenturkan hingga terjadinya tawuran di Manggarai.

“Kami menduga memang ada yang membenturkan. Tetapi nanti secara spesifik saya minta Pak Wali Kota yang menjelaskan,” ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan tawuran akan difokuskan pada penyaluran kegiatan yang positif dan produktif agar energi yang selama ini digunakan untuk tawuran dapat dialihkan ke aktivitas yang bermanfaat.

“Jadi paling utama sebenarnya energinya itu harus tersalurkan secara benar. Dan untuk itu, maka ruang untuk yang melakukan tawuran, ya energinya disalurkan. Bekerja,” ucapnya.

Jelang Akhir Libur Nataru, Begini Suasana Terminal Kampung Rambutan

Jelang Akhir Libur Nataru, Begini Suasana Terminal Kampung Rambutan

Jelang Akhir Libur Nataru, Begini Suasana Terminal Kampung Rambutan (Okezone/Ari Sandita)

Kawasan Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, ramai penumpang pada Sabtu (3/1/2026), jelang berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

1. Arus Balik Nataru

Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan Terminal Kampung Rambutan terlihat ramai penumpang. Namun, jumlahnya belum begitu signifikan. Tampak pula sejumlah bus datang dan berangkat dari terminal tersebut.

Para penumpang bus pun terlihat penuh di kursinya. Tak hanya di dalam bus, penumpang juga ramai di kursi-kursi tunggu. Namun, rata-rata penumpang yang ada di kursi tunggu hendak naik bus.

Itu karena banyak penumpang yang berlibur di Jakarta selama libur Nataru dan berencana pulang kembali ke kampung halamannya. Rata-rata, paling banyak mereka yang berlibur di Jakarta berasal dari wilayah Sumatera.

Sementara mereka yang baru tiba di Jakarta paling banyak berasal dari kawasan Jawa. Banyak dari mereka yang membawa tas hingga koper berisi barang bawaannya.

Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!

Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!

Soroti Kritikan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatera, Prabowo Masa Ikut Macul!

Presiden Prabowo Subianto heran dengan kritikan terhadap para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung meninjau lokasi bencana Sumatera. Pasalnya, kehadiran menteri bukan sekadar untuk melihat-lihat, melainkan untuk memastikan permasalahan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam rapat koordinasi saat meninjau pembangunan hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Prabowo menyampaikan bahwa ia kerap memantau adanya kritik dari sejumlah pihak yang selalu memandang aktivitas pemerintah secara negatif.

“Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi dan komentator yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut negatif,” ujarnya.

Prabowo mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kehadiran menteri di lokasi bencana. Menurutnya, pandangan tersebut tidak memahami fungsi kepemimpinan di lapangan.

 “Jadi kalau ada saya pernah denger ada kritik gini, untuk apa menteri ke tempat bencana, hanya datang melihat. Saudara-saudara serba susah, menteri tidak datang dibilang tidak peduli menteri datang ya masak menteri ikut macul? Kan itu,” tambahnya. 

Prabowo menegaskan, bahwa kehadiran pemimpin di lokasi bencana bertujuan untuk mengidentifikasi persoalan secara langsung sehingga langkah penanganan dapat dipercepat.

7 Blok Lokasi Hunian Sementara di Aceh Tamiang Segera Berdiri 

7 Blok Lokasi Hunian Sementara di Aceh Tamiang Segera Berdiri 

Hunian Sementara

 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis memastikan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh segera berdiri. 

Berdasarkan data penanganan huntara Kementerian PU per 28 Desember 2025 pukul 08.00, tercatat jumlah rumah rusak berat di 3 provinsi terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor mencapai 47.149 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 29.542 unit atau sekitar 62,7 persen ditangani melalui pembangunan huntara, sementara 17.057 unit sisanya dibantu melalui skema Dana Tunggu Hunian (DTH).

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara merupakan bagian penting dalam fase tanggap darurat menuju pemulihan. Kementerian PU sepenuhnya berkoordinasi dengan BNPB dalam percepatan pembangunan huntara. 

“Prioritas saat ini berada di Aceh Tamiang karena kesiapan lahan sudah terpenuhi. Dalam dua hari terakhir telah kami kerjakan pematangan lahan, dan hari ini mungkin satu blok contoh huntara sudah dapat berdiri,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (31/12/2025). 

Di Provinsi Aceh, tercatat 38.169 unit rumah rusak berat. Saat ini pemerintah tengah membangun sebanyak 28.236 unit huntara, atau sekitar 74 persen dari total rumah rusak berat, sedangkan 9.996 unit lainnya mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian. 

Hingga 30 Desember 2025 pukul 11.00 WIB, pembangunan huntara yang berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang terletak di atas lahan Kompleks DPRK–Kantor Bupati Aceh Tamiang. Saat ini telah memasuki tahap konstruksi utama berupa pembangunan satu blok huntara terdiri dari 12 unit modular telah selesai pekerjaan frame, dan tengah dilakukan proses erection atap serta pemasangan panel dinding. 

Kas138 Daftar

Kronologi Kebakaran Kantor Wali Kota Jaksel, Berawal dari Suara Ledakan

Kronologi Kebakaran Kantor Wali Kota Jaksel, Berawal dari Suara Ledakan

Ilustrasi kebakaran (Foto: Freepik)

Kebakaran melanda ruang genset Kantor Wali Kota Jakarta Selatan (Jaksel) pada Minggu (28/12/2025). Kebakaran yang terjadi sekira pukul 06.24 WIB itu diawali dengan adanya suara ledakan.

“Petugas pemadam wali kota mendengar suara ledakan di area genset gedung,” kata Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, Minggu.

Dari sumber suara tersebut, petugas kemudian mendatangi lokasi dan melihat adanya api di ruang genset trafo. Upaya pemadaman sementara pun langsung dilaksanakan agar api tidak menjalar ke bagian lain.

“Enam personel (pemadam) wali kota merapat ke TKP dan melakukan pemadaman,” ujarnya.

Berdasarkan penelusuran sementara, api diduga terjadi karena trafo gedung mengalami masalah. Sementara itu, tidak ada korban akibat kejadian kebakaran ini.

“Setelah ditelusuri, trafo gedung terjadi overheat sehingga mengeluarkan asap dan percikan api,” ucapnya.