Donald Trump Bawa Kabar Baik, Pasar Saham AS Dekati Rekor Tertinggi

Pedagang Christopher Lagana bekerja di lantai Bursa Efek New York, Jumat, 11 April 2025. (AP Photo/Richard Drew)

Indeks saham Amerika Serikat ditutup menguat pada perdagangan Jumat (6/6/2025) setelah laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan meredakan kekhawatiran tentang ekonomi. S&P 500 ditutup di atas 6.000 untuk pertama kalinya sejak 21 Februari, didorong oleh kenaikan saham teknologi.

Pada perdagangan Jumat, indeks S&P 500 mencapai titik tertingginya dalam lebih dari tiga bulan dan tetap berada di bawah rekor tertinggi yang dicapai pada bulan Februari dengan selisih sedikit lebih dari 2% . Indeks Dow juga naik ke titik tertinggi dalam tiga bulan.

S&P 500 naik 60,36 poin, atau 1,02%, dan ditutup pada level 5.999,66 poin, sementara Nasdaq Composite naik 227,67 poin, atau 1,18%, menjadi 19.526,12. Dow Jones Industrial Average naik 440,08 poin, atau 1,04%, menjadi 42.759,82.

Sentimen positif lainnya adalah kabar dari Presiden AS Donald Trump yang mengatakan tiga pejabat kabinet akan bertemu dengan perwakilan China di London pada 9 Juni 2025 untuk membahas kesepakatan perdagangan.

“Pasar akan mengejar wortel kesepakatan perdagangan kapan pun tersedia. Kuncinya adalah apakah kesepakatan sebenarnya akan tercapai,” kata Jamie Cox, mitra pengelola di Harris Financial Group.

Pada hari Kamis, Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping berbicara, setelah berminggu-minggu ketegangan perdagangan dan pertikaian atas mineral penting. Mereka meninggalkan masalah utama yang belum terselesaikan untuk pembicaraan di masa mendatang.

Rilis data AS menunjukkan penggajian nonpertanian meningkat sebesar 139.000 pekerjaan bulan lalu setelah naik sebesar 147.000 pada bulan April. Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan tingkat penggajian meningkat sebesar 130.000 pekerjaan. Sementara tingkat pengangguran berada pada angka 4,2%, sesuai dengan ekspektasi.

Menyusul laporan tersebut, para pelaku pasar memperkirakan bahwa Federal Reserve tidak punya banyak alasan untuk terburu-buru memangkas suku bunga. Para pelaku pasar melihat September menjadi waktu yang pas untuk memangkas suku bunga, dengan hanya satu pemangkasan lagi yang direncanakan pada bulan Desember.

“Kami memperkirakan Fed akan tetap menahan diri pada pertemuan bulan ini dan berpikir pelunakan data pasar tenaga kerja kemungkinan diperlukan agar Fed dapat melanjutkan siklus pelonggarannya,” kata Lindsay Rosner, kepala investasi pendapatan tetap multisektor di Goldman Sachs Asset Management. Angka penggajian swasta yang lebih lemah dari perkiraan dan survei pada sektor jasa minggu ini telah menimbulkan kekhawatiran bahwa ketidakpastian perdagangan dapat memperlambat ekonomi.

Sepanjang tahun ini, S&P 500 naik 2%. Namun, indeks tersebut telah melonjak kembali lebih dari 20% sejak 8 April, pada titik terdalam kejatuhan pasar saham akibat kekhawatiran atas dampak tarif.

Investor juga bergulat dengan ketidakpastian atas pemotongan pajak dan RUU belanja yang sedang ditinjau di Senat AS. Wall Street memantau seberapa besar undang-undang tersebut dapat merangsang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan beban utang negara karena defisit fiskal yang melebar telah menjadi perhatian utama pasar dalam beberapa minggu terakhir.

“Seiring bertambahnya utang, dampak negatifnya terhadap pertumbuhan semakin besar,” kata Kristina Hooper, kepala strategi pasar di Man Group.

Undang-undang tersebut juga tampaknya menjadi sumber keretakan serius antara Trump dan bos Tesla Elon Musk, yang membebani indeks saham. Mantan sekutu Trump, Musk, menyebut RUU yang menjadi inti agenda Trump sebagai “kekejian yang menjijikkan,” sementara Trump mengatakan ia “kecewa” dengan penentangan publik sang miliarder.

Pembicaraan perdagangan juga tetap menjadi yang terdepan di pasar, dengan jeda 90 hari pada sejumlah besar tarif Trump yang akan berakhir pada 8 Juli. Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa tiga pejabat kabinetnya akan bertemu dengan perwakilan Tiongkok di London pada hari Senin untuk membahas kesepakatan perdagangan.

“Jika menyangkut kebijakan dari Washington, DC, masih ada tanda tanya besar,” kata Bob Doll, kepala kantor investasi di Crossmark Global Investments.

Kas138 Daftar

Raja Gula Dunia Ternyata Orang RI, Kejayaannya Runtuh Semalam

FILE PHOTO: Sugar cane and other crops can be seen on farms near the town of Bundaberg in Queensland, Australia, June 9, 2015.    REUTERS/David Gray/File Photo

Sejumlah bisnis besar tanah air selalu menyimpan cerita unik dalam perjalanannya mengendalikan usaha. Hal ini juga dialami Oei Tiong Ham Concern, perusahaan gula Semarang yang merajai pasar gula Asia dan dunia.

Oei Tiong Ham Concern (OTHC) adalah konglomerasi yang didirikan oleh pengusaha Tionghoa kelahiran Semarang, Oei Tiong Ham pada 1893. OTHC memiliki empat anak perusahaan sektor gula yang terletak di India, Singapura hingga London.

Lewat besarnya gurita bisnis, tulis Onghokham di Konglomerat Oei Tiong Ham (1992), OTHC berhasil mengekspor gula sebanyak 200 ribu ton hingga mengalahkan perusahaan Barat dalam kurun 1911-1912. Bahkan, di waktu bersamaan, OTHC sukses menguasai 60% pasar gula di Hindia Belanda.


Berkat besarnya bisnis itu, tak heran kalau Oei Tiong Ham memiliki kekayaan 200 juta gulden. Sebagai catatan, uang 1 gulden pada 1925 bisa membeli 20 kg beras. Jika harga beras Rp 10.850/kg, diperkirakan harta kekayaannya senilai Rp 43,4 triliun.


Namun, setelah Oei Tiong Ham meninggal pada 6 Juli 1942. Setelahnya terjadi berbagai masalah yang mendera perusahaan hingga terpaksa runtuh dalam waktu satu malam.

Cerita bermula saat para pewaris OTHC mengajukan tuntutan ke pengadilan Belanda untuk menuntut Bank Indonesia cabang Amsterdam. Mereka ingin meminta kembali uang deposito jutaan gulden yang disimpan ke De Javasche Bank (cikal bakal Bank Indonesia) sebelum Perang Dunia II atau tahun 1942.


Tujuan permintaan ini karena pemerintah Indonesia ingin memakai uang itu untuk membangun pabrik gula. Bagi para pewaris, pemerintah tidak berhak menggunakan uang warisan dari perusahaan.


Singkat cerita, tuntutan itu lantas dimenangkan oleh para pewaris. Pengadilan Belanda mengharuskan pemerintah mengembalikan dana depositonya. Pemerintah pun manut, tetapi pihak keluarga menganggap ini adalah awal dari malapetaka kerajaan bisnis OTHC.


“Pengembalian inilah yang menurut Oei Tjong Tay (putra Oei Tiong Ham) mendorong pemerintah mencari-cari alasan untuk menyita seluruh aset OTHC di Indonesia,” tulis Benny G. Setiono dalam Tionghoa dalam Pusaran Politik (2003).


Tak lama berselang, setelah tuntutan itu, pada 1961 tiba-tiba pengadilan Semarang memanggil para pemilik saham Kian Gwan, yang merupakan roda penggerak utama konglomerasi OTHC. Pemanggilan ini untuk mengadili mereka di sidang ekonomi karena dianggap melanggar peraturan tentang valuta asing.


Akibat seluruh pewaris tinggal di luar negeri dan tidak ada pembelaan, maka pengadilan Semarang memutus OTHC bersalah. Tepat pada 10 Juli 1961, barang-barang bukti yang tersangkut peristiwa dirampas dan disita negara.


Penyitaan yang terjadi dalam waktu sehari itu termasuk juga harta warisan Oei Tiong Ham. Dengan kata lain, seluruh aset OTHC dan keluarga Oei disita. Hasil penyitaan inilah yang menjadi aset untuk modal pendirian BUMN tebu bernama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) pada 1964.


Setelah pengambilalihan oleh negara itulah, jejak bisnis konglomerasi besar OTHC selama puluhan tahun di zaman kolonial hilang begitu saja. Bahkan, keturunan Oei Tiong Ham pun gaungnya tidak lagi terdengar, hanya tinggal sejarah.

Kas138

Tersandung Kasus PDNS, Komdigi Bersih-bersih Lakukan Ini

Inspektur Jenderal Kementerian Komdigi Arief Tri Hardiyanto. (CNBC Indonesia/Novina)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berupaya untuk bersih-bersih usai ditimpa berbagai kasus. Termasuk kasus dugaan korupsi Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).

Inspektur Jenderal Kementerian Komdigi Arief Tri Hardiyanto mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi sejak PDNS diserang malware. Salah satunya terkait proses pengamanannya lebih lanjut, yang juga dibantu beberapa pihak termasuk dari BSSN.

“Dan kemudian itu, pak presiden minta untuk dilakukan tata kelolanya. Itu di-update,” kata Arief di kantor Komdigi, Kamis (5/6/2025).

“Sekarang ini dengan ada kasus korupsi, maka ada beberapa concern dari APH ya yang baru timbul saat ini,” dia melanjutkan.

Menurutnya perlu penanganan khusus terkait kasus dugaan korupsi. Pihak Komdigi juga melakukan tengah berproses melakukan evaluasi.

“Kita melakukan audit dari segi tata kelolanya, dan kemudian dari aspek SDM teknologinya,” jelasnya.

Kasus dugaan korupsi PDNS menyeret nama Semuel Abrijani Pangerapan yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika periode 2016-2024. Dia telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan empat orang lainnya dalam kasus tersebut.

Tersangka lainnya adalah Bambang Dwi Anggono (BDA), selaku Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintah Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Pemerintahan Kemenkominfo periode 2019-2023. Berikutnya Nova Zanda atau NZ, merupakan penjabat membuat komitmen (PPK) dalam pengadaan barang atau jasa dan Pengelolaan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) pada Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2020 sampai dengan 2024.

Tersangka keempat adalah Alfi Asman (AA) selaku Direktur Bisnis PT Aplika Nusa Lintas Arta periode 2014-2023. Terakhir bernama Pini Panggar Agusti (PPA) selaku Account Manager PT Dokotel Teknologi (2017-2021).

Komdigi juga menyiapkan Pusat Data Nasional di Cikarang. Menteri Komdigi Meutya Hafid dan jajarannya terus melakukan diskusi untuk melakukan pengelolaan PDN usai dibuka nanti.

Arief mengatakan pihaknya juga melakukan pengawalan dalam beberapa tahapan. Termasuk saat mengecek lapangan langsung dan mesin yang akan dibeli.

“Kita pastikan speknya itu sesuai dengan kontrak ya. Jumlahnya kemudian kualitas berfungsi mesin itu. Kita ikut melakukan cek fisik,” kata Arief.

Kas138

Menteri Trenggono Cek Lokasi Pembangunan Tambak Udang Terbesar di RI

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tengah menyiapkan berbagai tahapan untuk membangun tambak budidaya udang terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). (docs. Humas KKP)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan berbagai tahapan untuk membangun tambak budidaya udang terintegrasi (Integrated Shrimp Farming/ISF) di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).


Menteri Kelautan dan Perikanan (MenKP) Sakti Wahyu Trenggono bersama Gubernur NTT, Bupati, dan Wakil Bupati Sumba Timur meninjau langsung rencana lokasi pembangunan kawasan budidaya udang modern yang berkelanjutan dan terintegrasi tersebut.


“Program ini bertujuan meningkatkan produksi udang nasional secara signifikan. Dengan ketersediaan lahan luas yang berstatus sebagai lahan negara, wilayah ini sangat cocok untuk program pembangunan tambak udang modern dengan konsep terintegrasi,” kata Trenggono dalam keterangan tertulisnya, dikutip Rabu (4/6/2025).


Pengembangan tambak budidaya udang terintegrasi di Sumba Timur, lanjutnya, diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. Selama ini, udang merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia di pasar global. Oleh karena itu, program pembangunan tambak terintegrasi di Sumba Timur menjadi bagian penting dari strategi peningkatan produksi udang nasional dan mewujudkan Indonesia sebagai produsen udang nomor satu di dunia.


“Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat setempat, kami terus mempersiapkan seluruh tahapan pembangunan. Kami harap dalam waktu dekat ground breaking ISF Sumba Timur dapat segera dilaksanakan,” ujarnya.


Potensi Ekonomi

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu atau yang akrab disapa Tebe, kondisi perairan Sumba Timur sangat cocok untuk budidaya udang vaname. Lahan yang akan dibangun merupakan lahan tidak produktif dan terbuka. Lokasi rencana intake juga berada di perairan terbuka tanpa vegetasi mangrove.


“Program ISF (tambak budidaya udang terintegrasi) ini menerapkan Good Aquaculture Practices dari hulu hingga hilir dalam satu sistem pengelolaan, dengan prinsip eco-efficiency sepanjang rantai nilai (value chain), pelestarian sumber daya alam, pengendalian dampak lingkungan, serta melibatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi masyarakat lokal dan berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional,” jelas Tebe.


Pembangunan tambak budidaya udang terintegrasi dilakukan di lahan seluas 2.085 hektare dengan area produksi 448 hektare, dan diperkirakan menyerap sekitar 2.671 tenaga kerja lokal dari hulu hingga hilir. Di lahan ini nantinya dibangun 14 klaster masing-masing dengan 128 kolam pemeliharaan, sehingga totalnya mencapai 1.792 kolam. Fasilitas lainnya meliputi 224 tandon klaster, 52 instalasi pengolahan air limbah (IPAL), dan sarana pendukung lainnya.


Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali menyambut baik rencana pembangunan tambak budidaya udang terintegrasi (ISF) di wilayahnya. Ia menyampaikan apresiasi kepada KKP atas terpilihnya Sumba Timur sebagai lokasi program strategis ini. Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, lanjutnya, akan memberikan dukungan penuh untuk kelancaran program ISF di daerahnya.

Industri Asuransi RI Terus Tumbuh, Aset April 2025 Tembus Rp 1.162 T

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas industri asuransi Ogi Prastomiyono mengungkapkan aset industri asuransi RI masih terus tumbuh.

Ogi menyebut aset industri asuransi pada April 2025 mencapai Rp 1.162,78 triliun atau naik 3,66% secara tahunan (yoy) dari posisi sama tahun lalu.

Secara rinci, aset asuransi komersil mencapai Rp 940,48 triliun atau naik 4,13% yoy. Adapun kinerja asuransi komersial berupa pendapatan premi Rp 116,44 triliun atau tumbuh 3,27% yoy yang terdiri dari asuransi jiwa yang tumbuh 1,05% yoy dengan nilai 60,6 triliun dan asuransi umum dan reasuransi yang tumbuh 5,79% yoy dengan nilai Rp 55,84 triliun.

“Permodalan industri asuransi komersil agregat RBC masing masing 474,77% untuk asuransi jiwa dan 315,98% untuk asuransi umum,” jelas Ogi dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, Asuransi sosial terkait BPJS dan lainnya total aset mencapai Rp 222,3 triliun atau tumbuh 1,3% yoy. Lalu untuk dana pensiun (Dapen) aset per April 2025 tumbuh 8,6% yoy dengan nilai Rp 155,1 T, pensiun sukarela aset tumbuh 4,45% yoy dengan nilai Rp 388,28 T.

Sementara itu aset pensiun wajib mencapai Rp 164,2 T atau tumbuh 9,9% yoy, dengan penjaminan, per akhir April 2025 asetnya kontraksi 0,8% yoy, menjadi Rp 37,4 triliun.

Kas138

Multifinance Salurkan Pembiayaan Rp504,2 T per April 2025, Naik 3,67%

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman saat konferensi pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK hasil RDKB April 2025. (YouTube/Otoritas Jasa Keuangan)

Pertumbuhan piutang pembiayaan perusahaan multifinance melambat per April 2025. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan piutang pembiayaan multifinance hingga bulan keempat tahun ini senilai Rp 504,18 triliun, naik 3,67% secara tahunan (yoy). 

Bulan sebelumnya piutang pembiayaan tumbuh 4,6% yoy dan April 2024 10,82% yoy. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan bahwa pertumbuhan pembiayaan multifinance April 2025 didukung oleh pembiayaan modal kerja yang naik 8,74% yoy. 

“Pertumbuhan pembiayaan didukung profil risiko yang terjaga,” katanya dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Mei 2025, Senin (2/6/2025).

Sementara itu, per April 2025 pembiayaan modal ventura mulai tumbuh positif setelah bulan-bulan sebelumnya mengalami kontraksi. Pembiayaan modal ventura naik 1,04% yoy menjadi Rp 16,49 triliun. 

OJK juga melaporkan bahwa fintech P2P lending membukukan pembiayaan Rp 80,94 triliun, naik 29,01% yoy. Tingkat wanprestasi 90 (TWP90) P2P lending sebesar 2,93%, naik 16 basis poin (bps) secara bulanan dan 14 bps secara tahunan. 

Kera4d

Live Now! Para Menteri Prabowo Umumkan Paket Ekonomi Terbaru

Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 yang digelar di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2025). (Instagram/prabowo)

Presiden Prabowo Subianto bakal mengumumkan pemberian paket insentif ekonomi yang bakal diterbitkan. Hal ini akan diputuskan dalam rapat terbatas (Ratas) dengan beberapa menteri ekonomi kabinet Merah Putih, sore ini, Senin (2/6/2025).

Terpantau dalam rapat itu dihadiri oleh, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. Saksikan live di CNBC Indonesia, lewat channel di bawah ini.

Kera4d

IHSG Mulai Koreksi, Peluang Buat Tambah Beli Lagi?

Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada hari pertama perdagangan Juni 2025. Meski begitu, ini hanya koreksi normal dan membuka peluang untuk tambah beli saham lagi.

Secara historis, seasonality IHSG setiap bulan Juni dan Juli cenderung positif. Untuk bulan Juni probabilitas indeks pasar saham RI ditutup hijau mencapai 70%, sementara bulan Juli mencapai 100%, setidaknya dalam 10 tahun terakhir.

Peluang IHSG tetap ditutup hijau pada Juni dan Juli ini membuka peluang jika terjadi koreksi sehat pada hari ini, Senin (2/6/2025) untuk tambah cicil beli saham lagi.

Meskipun hari ini ada sentimen negatif dari kondisi makro yang bisa dibilang tidak baik-baik saja, seperti kondisi manufaktur kontraksi, surplus neraca dagang menyusut signifikan, dan Indeks Harga Konsumen (IHK) kembali mengalami deflasi.

Ini menunjukkan risiko ekonomi Indonesia bisa mengalami perlambatan lagi karena daya beli masyarakat masih loyo.

Meski begitu, kami menilai ada sisi positif dari kondisi ekonomi yang lesu akan membuat pemerintah yang lebih fokus untuk pro-growth. Pada bulan lalu, Bank Indonesia (BI) sudah curi start memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50%.

Selain itu, pemerintah juga memberikan insentif fiskal dengan mengeluarkan enam paket stimulus, mulai dari diskon tarif listrik, diskon tarif tol, dan lain-lain.

Gabungan antara pelonggaran moneter dan fiskal ini diharapkan bisa menjadi pendongkrak untuk daya beli masyarakat pada paruh kedua tahun ini.

Daya tarik untuk investasi di pasar saham Tanah Air juga dinilai masih menarik karena
secara valuasi IHSG masih dinilai atraktif. Jika mencermati saham-saham di indeks IDX30 dan LQ45 juga masih banyak saham yang undervalued. Berikut kami berikan daftarnya :

Perlu dicatat, meskipun masih murah, pelaku pasar tetap harus menilai lebih dalam berdasarkan teknikal dan fundamental-nya supaya mendapatkan saham dengan potensi return yang lebih optimal dengan risiko yang lebih diminimalisir.

Kera4d

Harga Beras RI Naik Kala Stok Membludak, Ada Apa?

Stok beras di gudang Bulog. (Dok. Kementan)

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi inflasi pada beras baik grosir atau eceran pada Mei 2025 alias semakin mahal. Inflasi terjadi meskipun stok beras mencatatkan rekor tertinggi.

Berdasarkan catatan BPS, rata-rata harga beras grosir pada Mei 2025 sebesar Rp13.735 per kilogram, naik dari bulan sebelumnya Rp13.728 per kilogram.

Alhasil, terjadi inflasi beras bulan ke bulan pada segmen grosir tercatat 0,05% dan dari tahun ke tahun sebesar 2,07% pada Mei 2025.

Sedangkan untuk eceran harga beras mencapai Rp14.784 per kilogram, lebih mahal ketimbang harga saat April yakni Rp14.754 per kilogram. Adapun inflasi beras eceran sebesar 0,2% pada bulan ke bulan serta inflasi 2,07% pada tahun ke tahun.

Kemudian harga beras di penggilingan mencapai Rp12.733 per kilogram, relatif stabil dari harga bulan sebelumnya yakni 12.734 per kilogram. Harga beras yang semakin mahal terjadi di tengah stok yang melimpah.

Stok cadangan beras pemerintah (CBP) resmi menembus 4 juta ton, pencapaian tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969.

Hingga 31 Mei 2025, serapan mencapai 2,429 juta ton, pencapaian tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Angka ini melonjak lebih dari 400% dibandingkan dengan periode yang sama dalam lima tahun terakhir.

Data ini mengindikasikan bahwa produksi dalam negeri tidak hanya meningkat, tetapi juga terserap secara besar-besaran langsung dari petani.

Sementara itu, produksi beras nasional pada periode Januari hingga Mei 2025 mengalami peningkatan signifikan.

Kera4d

Prabowo Rilis 5 Paket Insentif ‘Daya Beli’ Nilainya Rp 24,44 Triliun

Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam Keterangan Pers Menteri Usai Ratas Terkait Stimulus Ekonomi, Kantor Presiden, 2 Juni 2025

Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan pemberian paket insentif. Pengumuman dilakukan setelah dalam rapat terbatas (Ratas) dengan beberapa menteri ekonomi kabinet Merah Putih, sore ini, Senin (2/6/2025).

Paket insentif ini diumumkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, didampingi oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Adapun, paket insentif ini dirilis dalam rangka mendorong daya beli masyarakat guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025, sekaligus meminimalisir dampak ekonomi global.

“Hari ini diputuskan 5 hal yang menjadi paket kebijakan ekonomi dengan target2 dari mereka yang akan mendapatkan manfaat dari paket stimulus tersebut,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Istana Negara.

Total nilai paket insentif ini mencapai Rp 24,44 triliun, dimana rinciannya Rp 23,59 triliun diambil dari APBN dan sisanya Rp 850 miliar merupakan dana dari non-APBN.

Dalam paket ini , pemerintah memberikan 5 paket insentif mulai 5 Juni 2025 mendatang. Jumlah paket ini berkurang jika dibandingkan dengan paparan sebelumnya yang diungkapkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu.

Pemerintah memutuskan meniadakan diskon tarif 50% untuk listrik rumah tangga. Dengan demikian, berikut rincian 5 paket insentif yang dirilis pada 5 Juni mendatang:

1. Diskon Transportasi (Rp 940 miliar)

Terdapat 3 jenis Diskon Transportasi selama 2 bulan pada momen libur sekolah (sekitar awal Juni 2025 s.d. pertengahan Juli 2025) antara lain:

Diskon Tiket Kereta sebesar 30%.

Diskon Tiket Pesawat berupa PPN DTP 6%.

Diskon Tiket Angkutan Laut sebesar 50%

2. Diskon Tarif Tol (Rp 650 miliar)

Diskon Tarif Tol sebesar 20% untuk sekitar 110 Juta Pengendara selama 2 bulan pada momen Liburan Sekolah (sekitar awal Juni 2025 s.d. pertengahan Juli 2025).

3. Penebalan Bantuan Sosial dan Pemberian Bantuan Pangan (Rp 11,93 triliun)

Tambahan Kartu Sembako Rp200.000/Bulan untuk sekitar 18,3 Juta KPM diberikan selama dua bulan. Bantuan Pangan 10 kg Beras untuk sekitar 18,3 Juta KPM.

4. Bantuan Subsidi Upah (BSU) (Rp 10,72 triliun)

Bantuan Subsidi Upah sebesar Rp150.000/Bulan untuk sekitar 17 Juta Pekerja dengan gaji sampai dengan Rp3,5 juta atau sebesar UMP/Kota/Kab yang berlaku, serta 3,4 Juta Guru Honorer selama 2 bulan (Juni-Juli 2025).

Bantuan BSU akan disalurkan satu kali penyaluran pada bulan Juni 2025.

5. Perpanjangan Diskon Iuran JKK (Rp 200 miliar)

Perpanjangan Diskon 50% dilakukan kembali selama 6 bulan bagi Pekerja Sektor Padat Karya (Periode Agustus 2025 sampai dengan Januari 2026).

Penerapan Program oleh Kementerian Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Kera4d